Gejala penyakit gondong

advertaisment

Gejala penyakit gondong – Penyakit gondong merupakan salah setu jenis penyakit yang dapat menular dengan cepat ke orang lain, terutama setelah adanya kontak langsung dengan orang yang sedang mengalami penyakit gondong ini. Banyak yang meyakini bahwa setiap orang akan mengalami penyakit gondong ini satu kali dalam seumur hidup. Penyakit gondong kerap dialami oleh anak- anak usia dua hingga dua belas tahun, hal tersebut terjadi karena daya tahan tubuh anak pada usia- usia tersebut belum terbentuk sempurna sehingga mudah diserang penyakit gondong. Penularan penyakit ini bisa melalui banyak cara, salah satunya melalui percikan air liur ketika bersin atau batuk.

Dalam istilah medis penyakit gondong disebut penyakit parotitis atau mumps, penyakit ini menyerang bagian parotis yakni kelenjar ludah manusia. Gejala- gejala yang dirasakan oleh orang yang menderita penyakit gondong diantaranya: demam tinggi, sakit kepala, tubuh terasa menggigil, bagian rahang terasa kaku sehingga sulit dibuka atau ditutup, tenggorokan mengalami pembengkakan sehingga sulit untuk menelan atau sekadar berbicara, kehilangan nafsu makan, bagian leher atas atau bagian baah pipi membengkak sehingga wajah terlihat tidak simetris. Tapi jika penyakit gondong ini diderita oleh orang dewasa disertai juga dengan pembengkakan di bagian tubuh lainnya. Baca juga : Gejala penyakit gondongan

Para penderita penyakit gondong sebaiknya diistirahatkan di tempat yang tenang dan jauh dari lalu lalang orang agar dapat berisitirahat dengan baik serta mengurangi risiko menular ke orang lain. Cara mengobati orang yang mengalami penyakit gondongan cukup dengan beristirahat, makan dan minum dari bahan sayur dan buah yang mengandung vitamin dan mineral tinggi, serta minum obat penurun panas agar suhu tubuhya bisa kembali normal. Upaya pencegahanya dapat dilakukan dengan membatasi kontak fisik dengan penderita penyakit gondong serta melakukan imunisasi.

advertaisment

Berita lainnya:
cara agar bayi tidak rewel setelah imunisasi, cara mengatasi bayi agar tidak rewel setelah imunisasi, cara jawa agar bayi tidak rewel, cara agar bayi tidak rewel malam, cara agar bayi tidak rewel saat malam, cara agar bayi tidak rewel tengah malam, cara agar bayi tidak rewel saat mau tidur, cara mengatasi agar bayi tidak rewel, cara merawat bayi agar tidak rewel, cara menenangkan bayi agar tidak rewel, cara agar bayi tidak rewel pada malam hari, cara agar bayi tidak rewel saat tumbuh gigi, cara agar bayi tdk rewel, cara agar bayi tdak rewel, bagaimana cara agar bayi tidak gumoh,